Ku Hamili Tanteku Sendiri | Cerita Sex 2020

Ku Hamili Tanteku Sendiri


Panggil saja aku Lutfi, saat ini usiaku 20 tahun dan sekarang aku kuliah disalah satu perguruan tinggi swasta terkenal dikotaku. Sebagai laki-laki aku mempunyai daya tarik tersendiri karena postur tubuhku yang tinggi dan juga face wajahku yang ganteng. Selain itu, aku juga mempunyai kulitan yang putih bersih dan juga lesung pipi yang menambah ketampananku. Aku juga memiliki badan yang bagus karena aku sering berolahraga dan juga fitness. Dengan bermodalkan wajahku yang ganteng dan juga tubuhku yang atletis, banyak wanita yang sudah kupacari. Namun selama pacaran dengan mantan-mantanku aku hanya mengincar sex nya saja.
Pengalaman sex ku sudah pasti banyak sekali, banyak berbagai jenis wanita yang sudah kujajali kewanitaannya. Hingga cerita ini terjadi, aku benar-benar tidak menyangka, namun disatu sisi lain aku juga sangat menikmatinya. Ini adlaah kisahku dengan tanteku sendiri, dimana tanteku ini adalah adik kandung dari ibuku sendiri.
Saat aku liburan semesterran aku bingung untuk mencari tempat berlibur. Namun belum aku tempat yang cocok untuk berlibur, tiba-tiba tanteku Petty menelponku dan menawariku untuk berlibur dirumahnya yang berada dijakarta. Dan setelah aku pikir-pikir, aku tertarik dan akupun menyetujuinya dan menerima tawaran tante Petty. Kemudian setelah aku mendapat ijin dari ortuku aku pun bergegas menuju rumah tante Petty.
Tante Petty adalah seorang pegawang bank dan suaminya bekerja disebuah perusahaan kontraktor sebagai petugas survey, hingga tante Petty sering ditinggal pergi suaminya keluar kota sampai bebrapa hari. Maka dari itu, karena tante Petty mengetahui kalau aku liburan semesteran, dia menawariku untuk berlibur dirumahnya sekalian menemaninya.
Sampai dibandara, aku lalu memanggil taksi dan aku langsung menuju rimah tante Petty. Ketika sampai dirumahnya aku pun memanggil tante Petty,
“Hallllloooo Tante Petty” teriakku
Namun sampai aku ulang-ulangi lagi masih tetep gak ada jawaban dari rumah tante Petty, dan aku pun langsung masuk begitu saja kedalam rumah tante Petty karena pintu depan rumahnya tidak terkunci. Setelah aku didalam rumahnya, aku tengok-tengok gak ada orang sama sekali. Kemudian kutaruh barang bawaanku diruang tamu dan aku pun menuju ruang belakang, sampai diruang belakang aku mendengar suara seseorang sedang mandi didalam kamar. Tidak ingin tau lebih lagi dengan siapa yang lagi mandi, aku kembali keruang tamu. Beberapa saat aku menunggu, muncullah tante Petty dari dalam rumah dengan hanya berbalutkan handuk ditubuhnya, dan tante pun kaget melihatku sudah didalam rumahnya,
“Eh….Lutfi… kapan kamu datang???....” Katanya sambil memegang dadanya “Belum lama kok tante, maaf tadi Lutfi langsung masuk, abis aku panggil-panggil gak ada yang jawab dan pintu juga gak terkunci jaid Lutfi masuk gitu aja tante” jawabku dengan sambil memandangi tubuh tante Petty yang sangat indah sekali. Kulitnya sangat bersih sekali dan juga kulihat sangat mulus sekali. Ditambah dengan buah dadanya yang menyembul keluar dari balutan handuknya uuuuggghhhh…. Dengan sekejap k0ntolku berdiri tegak.
“Lutfi, tunggu sebentar ya, tante ganti baju dulu… om Irwan keluar kota dan 6 hari lagi baru pulang.” Kata Tante Petty “Iya tante….” Jawabku sambil terus memandangi tubuh tante Petty tanpa berkedip Karena tante Petty adalah anak terakhir, maka umurnya juga belum terlalu tua. Umurnya baru 30 tahun hanya terpaut 10 tahun denganku. Dengan umur segitu, tante Petty masih terlihat cantik dan juga manis sekali saat tersenyum. Selain itu tahte Petty juga memiliki tubuh yang sangat langsing, lekukan pinggangnya sangat menggairahkan sekali. Ditambah dengan buah dadanya yang berukuran besar sekali sekitar 36C membuat tante Petty istimewa sekali.
Selesai ganti baju, tante Petty langsung menuju ruang tamu dan duduk disampingku, lalu kami saling bercerita tentang keadaan keluarga. Namun selama mengobrol dengan tante Petty, aku selalu tidak konsen karena aku terus memandangi buah dada tante Petty yang montok itu. Ditambah lagi saat menemuiku, tante Petty hanya menggunakan daster yang menerawang hingga Bra warna merah yang dikenakannya terlihat dengan jelas.
“Tante… kapan nih punya momongan.. “ Tanyaku sambil bercanda “Aahhh… mungkin belum dikasih sama yang diatas, padahal proses terus setiap malam” jawabnya sambil tersenyum “Wah om Irwan kurang top ceeer tuuuh tante” Kataku bercanda dan mulai memancing “Yaaah…..mungkin karena om kecapekan kerja terus nyari uang….” Jawab tante Aku mulai tak tahan dengan aroma wangi tubh tante yang membuat nafsuku naik. Apalagi tante Petty duduk nempel disampingku membuat gairahku terus memuncak. Hembusan nafasnya menandakan kalua tante Petty ingin merasakan sentuhan laki laki.
“Tante kok tambah tua malah semakin cantik dan seksi siiiih” Kataku sambil menatap wajah tante Petty
“Ah…..kamu bisa aja Lut “ jawab tante Petty sambil malu-malu
Entah setan dari mana yang merasukiku, aku nekat merangkul tante Petty, dan anehnya tante Petty diam saja dan tidak menolaknya, malah tante Petty merebahkan kepalanya dipundakku. Perlahan namun pasti, kuarahkan wajahku ke wajah tante Petty. Suasana rumah yang sangat sepi sekali membuat aku semakin berani.

Kemudian tante Petty menatapku dengan tatapan penuh nafsu, lalu dengan menatap balik mata tante Petty, aku pun mencium tante Petty. Dan tante Petty pun membalas ciumanku dengan hangat.
Kami pu saling berciuman yang semakin lama ciuamn kami semakin ganas. Lidah kami slaing berpagutan dan beradu didalam mulut. Tante Petty sangat lihai sekali memainkan lidahnya memutari rongga mulutku. Tak berpikir lama, tanganku mulai kumasukkan dalam naju tante Petty, dan dengan sekejap tanganku sudah menyentuh buah dada tante Petty yang kenyal.
“Aaaaaaccchhhh…. Sssssttttt….” Desahan tante Petty sudha keluar dan aku pun semakin beranimemasukkan tanganku dalam Bra tante Petty. Ku elus-elus buah dada tante, dan aku pun mendapati putting susu tante Petty sudah membesar karena rangsangan yang sedari tadi kami lakukan. Lalu aku mulai memainkan putting susunya, dan k0ntolku pun seketika sudah berdiri keras menantang hingga kepala k0ntolku sudah keluar dari celana dalamku. Tante Petty hanya bisa memejamkan mata dan mendesah menikmati permainan jariku yang memelintir dan mencubit putting susunya.
“Aaaaaahhh….. geli banget Luuuttt… Oooouuuuhhhhh….” Desahan tante Petty semakin keras “Putting tante keras banget… pasti sering dihisap sama om Irwan ya…..” kataku sambil ku lihat wajah tante Petty. Dan tante Petty tidak menjawab hanya tersenyum penuh nafsu. Lalu dengan tiba-tiba, tante Petty memegang k0ntolku dan dia mulai menurunkan resleting celanaku dan dikeluarkannya p3nisku dari dalam celaan dalamku. Tante Petty pun mulai mengocoknya dengan perlahan. Karena nafsu yang sudah menyelimuti tante Petty, hingga dia sudah tidak mempedulikan siapa aku.
Perlahan tante Petty menurunkan kepalanya dan dia menuju ke p3nisku. Lalu dijilatnya kepala k0ntolku yang membuat tubuhku bergetar. Jilatan tente Petty sangat lembut dan nikmat sekali. Mendapat perlakuan seperti itu dari tante Petty, aku pun meremas buah dada tante Petty semakin keras. Kuluman tante Petty semakin lama semkain ganas. Aku pun yang terbawa nafsu pun kemudian membuka pengait Bra tante Petty hingga Bra yang dikenakannya lepas dari tubuhnya.
Setelah berhasil membuka Bra tante Petty, lalu dengan perlahan aku mulai membuka daster tante. Kutarik keatas daster tante, dan tente pun diam saja, terus kuratik keatas, hingga dasternya lepas dan sekarang tante Petty sudah bugil dan hanya menggunakan celana dalam saja. Saat tante Petty sudah bugil aku melihat dengan jelas tubuh tante Petty yang sangat aduhai sekali. Lalu aku pun diajak tante Petty menuju kamarnya dan aku mengikutinya saja.
Sampai didalam kamar, tanet Petty langsung melepas celana dalamnya yang membuatku dapat melihat keindahan v4gina tante Petty yang ditumbuhi jembut tipis dan begitu sangat terawatt. Nafsuku sudah memuncak, kudorong tubuh tante hingga tante terlentang diranjang, lalu kulepas semua pakaianku dan sekarang kami berdua sudah bugil total.
Kutindih tubuh tante dari atas, dan kuciumi bibir tante yang snagat menggoda itu. Tante Petty pun seperti tak kuasa menahan birahi nafsunya. Kuremas buah dada tante Petty yang besar dan kenyal itu dengan keras. P3nisku pun semakin lama semakin keras dan bersentuhan dengan v4gina tante Petty. Kurasakan p3nisku geli karena bersentuhan dengan jembut halus tante Petty.
“Tante aku gak tahan…..pengen masukin k0ntolklu ke v4gina tante…” Kataku sambil menciumi tante Petty
“Masukin aja Luut….v4gina tante juga dah gatel nih…Oouuuhhh…” Ucap tante Petty Lalu kugesek-gesekan p3nisku ke bibir v4gina tante Petty hingga terkena klitorisnya hingga membuat tante Petty menggelinjang sangat hebat
“Cepeeeettt Lutfiii…… ayooo masukin….” Suruh tante Petty Perlahan namun pasti aku mulai memasukkan kepala p3nisku ke dalam v4gina tante Petty. Karena vagina tante Petty yang sudah becek dengan mudah saja p3nisku masuk kedalam vagina tante Petty dan “Bllleeeeesssssss…….” Masuklah seluruh p3nisku kedalam vagina tante. Aku mulai memaju mundurkan pantatku memompa nonok tante Petty.
“Aaaaagghhhhh… gede banget p3nismu sayaaaang…..Eeesssttt……Eenak banget..” desah tante Petty “Nonok tante juga enak..masih sempit dan njepit tante..” Kataku
Aku terus memompa v4gina tante, kaki tante Petty mengapit pinggulku dengan kencang. Tante Petty sangat bersemangat mengimbangi pompa’anku. Tak lama kemudian tubuh tante Petty tiba tiba bergetar dan matanya merem melek. Lalu p3nisku terasa seperti dilumuri cairan hangat dari dalam vagina tante Petty. Ternyata tante Petty orgasme lagi dengan cepat. Melihat muka tante Petty yang penuh nafsu dan bauh dada tante yang bergoyang aku semakin tak tahan.
Dengan cepat aku menggenjot dan kuisap putting payudaranya. Tante Petty terus menjerit keenakan….
“Tanteeee….. aku mau keluar…….!!!” Kataku “Udah sayaaaang keluarin di dalam saja…. Biar lega…” Pinta tante Petty
Kakinya masih menjepit pantatku dengan kencang. Karena sudah diujung k0ntol akhirnya, kutumpahkan seluruh spermaku ke dalam vagina tante Petty dan “Croooooooootttttttt….. Croooooooootttttttt …… Croooooooootttttttt ……Aaaaccchhhhh… aku keluar tante…….” Kataku sambil kutindih tubuh tante Petty. Tante Petty memeluku dengan sangat erat menikmati dinding rahimnya tersiram oleh pejuhku. Kita pun berciuman menikmati kenikmatan setelah berhubungan sex.
Akhirnya aku langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan p3nisku, dan tante Petty menyusulku dari belakang.
“Lutfi, jangan bilang-bilang ya tentang semua ini…” Kata tante Petty “Iya Tante…aku tau kok…. Tante juga jaga rahasia ya…” Kataku
Kamipun melakukan hubungan sex berulang kali selama aku menginap di rumah tante Petty. Aku menginap sudah 4 hari di rumah Tante Petty dan setiap hari lebih dari 5x kami melakukan hubungan sex dan aku keluarkan terus pejuhku kedalam vagina tante Petty. Pada saat hari ke 6 aku menginap, tante Petty terlihat pucat dan lemas
“Lutfi aku pengen bicara sama kamu…” Kata tante Petty “Iya Tante… ada apa..” Jawabku sambil bingung “Tante hamil Luuut..…semalem tante muntah muntah dan baru saja tante testpect, positif hamil.” Kata nya sambil tersenyum “Brarti itu anak Lutfi ya Tante?. “ Jawabku sambil ketakutan
“Tapi jangan bilang bilang ya Luut, pokoknya rahasia kita berdua. Om Irwan pasti seneng banget mendengar aku hamil.” Kata Tante Petty Aku semakin bingung dengan jawaban tante Petty yang malah bahagia ketika aku hamili. Akupun mulai tidak nyaman dengan keadaan saat itu. Apalagi keesokan harinya aku tau kalo Om Irwan mau pulang dari luar kota. Akhirnya aku pamit sama tante Petty untuk pulang ke rumah dan mengakhiri liburan di rumah Tante Petty.
BANDAR POKER ONLINE | DOMINO QQ | AGEN DOMINO | CAPSA | ADU QQ | SAKONG

Video Bokep Terbaru